Pandemi Virus Corona, Ahli Gizi Sarankan Perbanyak Konsumsi Sayur dan Buah

Masyarakat tidak perlu susah mencari vitamin C, karena kandungan vitamin C bisa didapat

Pandemi Virus Corona, Ahli Gizi Sarankan Perbanyak Konsumsi Sayur dan Buah
Ilustrasi buah dan sayur
Perbanyak makan buah dan sayur di tengah pandemi Covid 19 bagus untuk tubuh 

TRIBUNSUMSELTRAVEL.COM, PALEMBANG - Disaat pandemi Corona seperti ini mengkonsumsi vitamin C dalam sangat penting.

Bahkan vitamin C yang dijual dipasaran persediaannya menipis karena hal ini.

Padahal menurut ahli gizi yakni Dina Nova Lianti yang juga finalis Kartini Milenial Award 2020 vitamin C bisa didapat dari sayuran dan buah buahan.

"Ditengah pandemi Corona seperti ini vitamin C laku keras bahkan persediaannya di beberapa tempat menipis padahal masyarakat bisa mendapat vitamin C dari mengkonsumsi buah dan sayur," ujarnya, Senin (20/4/2020).

Masyarakat tidak perlu susah mencari vitamin C, karena kandungan vitamin C bisa didapat dari mengkonsumsi sawi hijau brokoli, bayam.

"Gak mesti berbondong-bondong beli vitamin C, bisa makan buah contoh kalau buah kan ada Jeruk, Tomat bahkan cabai juga tinggi kandungan vitamin C nya," jelasnya.

Selain itu, selama pandemi Corona seperti ini Dina juga menyarankan agar masyarakat bisa mengkonsumsi makanan yang sehat.

"Mulai dari sarapan bisa makan makanan yang mengandung karbohidrat contoh roti atau bisa pilih makan nasi, gandum juga bisa dilengkapi dengan susu, nah sekitar pukul 10.00 makan lagi bisa makan snack tapi juga jangan berlebihan," katanya.

Untuk makan siang bisa makan makanan yang mengandung karbohidrat juga, ditambah dengan proteim hewani dan nabati dari sayuran dan buah buahan.

"Mengkonsumsi buah buahan itu penting apalagi saat pandemi Corona seperti ini harus banyak makan buah," katanya.

Kalau mau makan fast food boleh tapi harus dibarengi dengan olahraga, untuk perempuan bisa sit up, untuk laki-laki push up.

Untuk yang diet kurangi mengkonsumsi
karbohidrat, bisa diganti jus buah, rajin olahraga sebentar saja 10-15 menit. Dan kurangi makanan yang berkemasan. (Elm)

Ikuti kami di
Editor: Melisa
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved