Kampung Tenun Songket di Desa Muara Penimbung Indralaya Ogan Ilir, Hasilkan Songket Warna Alam

Desa atau yang dikenal Kampung Tenun Songket sejak 2010 lalu ini terletak 35 Kilometer dari Kota Palembang.

Sriwijaya Post/ RM Resha
Dua orang penenun sedang menenun kain Songket di Kampung Tenun Songket Ogan Ilir 

"Setiap penduduk sini rata-rata bisa membuat kain Songket. Tapi tidak tersentra seperti kami ini," katanya.

Motif songket yang ada di sini cukup beragam.

BACA JUGA:

Garuda Indonesia Beri Promo Menarik Ini Untuk Pelanggan Setia yang Ingin ke Palembang

Kepala Dinas Pariwisata Palembang Minta Masyarakat Untuk Tak Berlebihan Tanggapi Virus Corona

Mulai dari Nanda Benaung, Bintang Berantai, Janda Beraes sampai ke motif hewan.

"Kami gabungkan menjadi motif yang lebih variatif. Sehingga tak terhitung lagi ada berapa motifnya," katanya.

Namun yang menjadi andalan, adalah kain songket Warna Alam.

BACA JUGA:

Layani Wisman ke Pulo Kemaro, Yamin Pengemudi Kapal Cepat Tak Takut Virus Corona Pengaruhi Bisnisnya

Tak Hanya Hujan, Hal Ini Juga Jadi Penyebab Produksi Kopi di Sumsel Menurun

Untuk benang dan tenunannya, menghasilkan warna alam yang lebih doff dan elegan.

Warnanya tersebut diambil memang dari alam.

Seperti Coklat yang diambil dari kulit pohon, kuning dari kulit jeruk dan lain-lain.

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Melisa
Sumber: Sriwijaya Post
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved