Dampak Virus Corona, Okupansi Hotel di Palembang Menyentuh Angka 50 Persen

Tak hanya dari sisi objek wisata saja, sektor perhotelan dan restoran di Palembang pun ikut terimbas dampak penyebaran virus Corona ini.

Dampak Virus Corona, Okupansi Hotel di Palembang Menyentuh Angka 50 Persen
Ilustrasi Hotel/shutterstock
Hotel 

TRIBUNSUMSELTRAVEL.COM, PALEMBANG - Virus Corona yang berawal dari Cina membawa dampak yang signifikan bagi perekonomian dunia termasuk di Indonesia, khususnya di Palembang

Tak hanya dari sisi objek wisata saja, sektor perhotelan dan restoran di Palembang pun ikut terimbas dampak penyebaran virus Corona ini.

BACA JUGA:

Dampak Virus Corona, TNKS Wilayah 5 Sumsel Tutup 6 Tempat Wisata Ini Sampai 29 Maret

Melihat Rumah Limas di Uang Rp 10 Ribu, Miliki 5 Tingkatan dengan Makna Tertentu

Garuda Indonesia Beri Promo Menarik Ini Untuk Pelanggan Setia yang Ingin ke Palembang

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumsel Herlan Asfiuddin hingga saat ini saja tingkat keterisian kamar (okupansi) hotel di Palembang telah menyentuh angka 50 persen.

Meskipun angka okupansi tersebut masih lebih baik dibanding untuk daerah di Jawa dan Bali namun secara jangka panjang juga berimbas kurang baik bagi bisnis perhotelan.

BACA JUGA:

Kepala Dinas Pariwisata Palembang Minta Masyarakat Untuk Tak Berlebihan Tanggapi Virus Corona

Layani Wisman ke Pulo Kemaro, Yamin Pengemudi Kapal Cepat Tak Takut Virus Corona Pengaruhi Bisnisnya

Tak Hanya Hujan, Hal Ini Juga Jadi Penyebab Produksi Kopi di Sumsel Menurun

"Tapi kami mesti bersyukur dengan kondisi ini karena di Jawa dan Bali okupansinya di bawah 20 persen," katanya.

Sales Marketing Grand Atyasa Convention Center Juna menambahkan per hari ini saja sudah ada lebih dari 10 agenda kegiatan yang terdiri acara pernikahan, rapat dan pertemuan lainnya yang pelaksanaannya ditunda.

"Menyayangkan sekali. Meski agenda dari pribadi dan korporasi bukan dibatalkan atau hanya ditunda pelaksanaannya." ujarnya. (Jati Purwanti/Sriwijaya Post)

BACA JUGA:

Produksi Hingga 150 Ribu Ton, Sumsel Penghasil Biji Kopi Terbesar di Indonesia

Pemkot Lubuklinggau Akan Kembangkan Sentra Alpukat di Kelurahan Air Kati

Lempok Durian Khas Kabupaten Empat Lawang, Berikut 3 Cara Membuatnya

TONTON JUGA:

Ikuti kami di
Editor: Melisa
Sumber: Sriwijaya Post
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved